Keistimewaan Burung Perkutut dalam Falsafah Orang Jawa

In Penulis Tamu, Umum 20 views

Burung PerkututKeistimewaan Burung Perkutut dalam Falsafah Orang Jawa Bagi budaya dan masyarakat Jawa, burung perkutut memang memiliki tempatnya tersendiri. Hal ini telah dipercaya secara turun temurun berdasarkan kepercayaan orang di zaman dahulu. Burung yang dulunya hanya dipelihara kalangan ningrat ini memang kental dengan aroma mistis. Tak heran, jika burung pengicau ini menjadi simbol sosial yang tinggi.

Keistimewaan Burung Perkutut dalam Falsafah Orang Jawa

Tidak sembarang orang dapat memelihara perkutut, dahulu hanya raja dan kaum priyayi sebagai pemiliknya.

Konsep Lima Wasta Budaya Jawa

Terdapat lima konsep dasar yang menjadikan derajat laki-laki mencapai kesuksesannya, yaitu memiliki istri, kedudukan, kekayaan, kendaraan, dan memelihara burung perkutut. Pemilik burung pengicau ini juga dikenal peka dengan lingkungan sosial di sekitarnya. Selain itu, mereka juga dikenal dapat mengikat tali silaturahmi yang baik diantara penggemar burung pengicau ini.

Bahkan hal ini diungkapkan dalam Jurnal Pradjnaparamita oleh Mustofa Hasyim pada 2017. Ia mengatakan bahwa terdapat tiga kelompok ideologi yang terbentuk di Yogyakarta, yaitu Islam, Nasionalis, dan Komunis.

Uniknya, burung perkutut ikut berperan sebagai penyatu politisi dalam gerakan politik tersebut. Penggemar burung pengicau ini menjalin kerjasama untuk srawung atau silaturahmi. Alasannya adalah karena memiliki kegemaran yang sama, yaitu memelihara perkutut. Tak heran, eksistensi burung ini memang sangat melekat dari generasi ke generasi di masyarakat Jawa.

Mitos Perkutut di Masyarakat Jawa

Mitos menyebutkan bahwa budaya memelihara burung perkutut di pulau Jawa sudah ada sejak era Majapahit. Terutama saat Prabu Brawijaya V selaku raja terakhir yang memerintah. Tradisi memelihara perkutut ini diteruskan hingga saat ini. Hal tersebut tak lepas dari banyaknya esensi nilai-nilai budaya yang tinggi.

Masyarakat Jawa mempercayai bahwa perkutut bukan hanya sekedar peliharaan, melainkan juga dapat mempengaruhi pemiliknya. Hal ini bisa dilihat dari katuranggan atau watak perkutut itu sendiri. Salah satu literatur koleksi keraton Yogya disebutkan bahwa mitos perkutut ini tertulis dalam bait-bait serat Ngalamanting Kutut.

Di dalamnya disebutkan ciri fisik perkutut yang beragam. Masing-masing ciri fisik memiliki keunikannya tersendiri dan dipercaya dapat menentukan pemiliknya mengalami keberuntungan atau kesialan.

  • Perkutut Pembawa Keberuntungan

Misalnya adalah jenis wisnu citra, sri pangepel, kusuma wicitra, wisnu mangenu, sinusuh siti, pandhita mikil, purnama sidi, marcu jiwo, mustikaning paksi, marcu jio, gedhong mengo, dan inep gedhong.

  • Perkutut Pembawa Kesialan

Misalnya pada jenis brama lebu, brama sulur, brama kala, duna nguwuh, brama kakop, dan durna ngerik.

Ciri Mathi (Katuranggan) pada Burung Perkutut

Tingginya harga jual perkutut sangat dipengaruhi ciri mathi ata katuranggannya. Memperhatikan ciri fisik merupakan hal penting yang dilakukan penyuka burung pengicau ini sebelum membeli. Hal ini bukan tanpa alasan, ciri mathi perkutut disebut-sebut bisa mempengaruhi kehidupan pemiliknya. Misalnya dalam bisnis usaha, menangkal penyakit, tolak bala gangguan gaib, meningkatkan kewibawaan, urusan perjodohan, dan kehidupan berumah tangga.

Keistimewaan burung perkutut ini membuat pecinta burung ini rela mengeluarkan dana jutaan hingga ratusan juta demi perkutut incaran. Jika perkutut idaman didapatkan, biasanya akan diberinama sesuai ciri mathi khususnya. Namun bisa juga berdasarkan pengalaman mistis yang dialami saat hendak memelihara perkutut. Pemberian nama ini merupakan bukti pemiliknya memiliki pengetahuan tentang kearifan ilmu kejawen kuno.

Bagi pecinta burung yang betul-betul memahami sisik melik perkutut, mereka bahkan tak segan menggelontorkan ratusan juta dari dalam sakunya demi perkutut idaman. Biasanya, mereka akan menamai perkututnya dengan nama yang khas berdasarkan ciri mathi atau pengalaman mistis yang dialami saat meminang perkutut. Dari pemberian nama terbaik itulah, tecermin seberapa jauh kesungguhan pemilik perkutut dalam mengarungi pengetahuan kearifan luhur ilmu kejawen.

Tags: #Informasi #Pengetahuan

author
Bloggertulungagung.com Blog yang Menyajikan Berbagai Informasi Menarik Seputar Kesehatan, Kecantikan, Wisata, Gaya Hidup, dll
4 Cara Menghilangkan Plak Gigi Secara Alami
4 Cara Menghilangkan Plak Gigi Secara Alami
Daftar Isi Artikel1 4 Cara Menghilangkan Plak
Peran Besar Anak-anak Indonesia di Masa Depan
Peran Besar Anak-anak Indonesia di Masa Depan
Peran Besar Anak-anak Indonesia di Masa Depan
Ketahui 4 Tips Ini Sebelum Memilih Kartu Kredit
Ketahui 4 Tips Ini Sebelum Memilih Kartu Kredit
Daftar Isi Artikel1 Ketahui 4 Tips Ini

Comments are closed.

Must read×

Top